Beberapa Tatanan Dalam Tari Radap Rahayu
Busana Tari Radap Rahayu
Selain busana adat, penari juga menggunakan hiasan kepala (mahkota gunungan), Kalung Samban Barangkap, Kambang Goyang, Bunga Bogam, Anting-anting Barumbai, Gelang Keroncong, dan Catik Sirih. Sebagai pelengkap pertunjukan tari digunakan juga cupu kecil (bokor) berisi bunga mawar merah dan putih yang nantinya akan ditabur sebagai simbol menghilangkan bala atau musibah.
Gerakan Tari Radap Rahayu
Ragam teknik gerak pada tarian ini terdiri dari dandang mengapak, mendoa ( sesembahan ), mambunga, limbalian kipas, alang manari, lontang setengah, mantang, lontang penuh, terbang layang, garogeh skikandi, tepung tawar, puja bantam, dan jungan angin tutus.
Di bagian akhir penari akan menunjukan gerakan terbang layang kembali yang menggambarkan bidadari-bidadari tersebut kembali ke khayangan atau langit. Yang menarik dari Tarian ini selain menggambarkan para bidadari kahyangan yang turun ke dunia untuk memberikan restu dan keselamatan.
Konsep tarian ini menekankan pada jumlah ganjil penarinya semisalkan terdiri dari penari wanita berjumlah 1, 3, 5, 7 orang dan seterusnya. Ditampilkan dengan diselingi syair yang memiliki makna mengundang bidadari, tepatnya pada bagian gerak Tapung Tawar.
Untuk mempercantik dan melengkapi pertujukan tari, digunakan juga properti berupa selendang dan bunga. Penari juga akan berdandan secantik mungkin dan menunjukkan raut muka yang bahagia.
Musik Pengiring Tari Radap Rahayu
Permainan alat musik Panting dikenal dengan bapapantingan. Alat musik ini biasanya dimainkan oleh kaum laki-laki. Tari Radap Rahayu ini juga diiringi lagu khas yang berasal dari daerah Kalimantan Selatan. Alat musik lain sebagai pendukung alat musik panting diantaranya adalah rebana, seruling, gong, dan biola.



keren blog nya....
BalasHapus